PENJELASAN PP. PEMUDA PERSIS MENGENAI PENDUKUNGAN TERHADAP JK-WIN

Mengapa JK-WIN?

Jeje Zainudin

 

Pada Pilpres tahun 2009 ini, Pemuda Persis memutuskan untuk mendukung pasangan Jusuf Kalla-Wiranto secara aktif. Bisa dijelaskan maksud dan alasannya?

Begini, kalau kita sudah mengambil keputusan bahwa pilihan kita kepada salah satu pasangan Capres-Cawapres, berarti kita berijtihad yang kita pilih itu yang terbaik dari yang ada terlepas dari segala plus-minusnya. Ijtihad kita itu tentu saja berdasarkan kaidah-kaidah syar’iyah dan teori siyasah islam, bukan mengacu kepada kepentingan pragmatis atau hanya melihat mana yang mungkin akan menang karena banyaknya orang yang mendukung. Nah, kalau kita yakin sesuatu itu benar menurut kita adalah wajar kalau kita ingin mensosialisasikan kepada orang lain selain di lingkungan internal kita sendiri, sebagaimana kalau kita punya hasil ijtihad fikih yang lainnya maka kita ingin menjelaskan alasan keputusan kita sebagai pertanggungjawaban publik, bukan karena kepentingan materi.

 

Tapi kenapa baru pada Pilpres kali ini Pemuda Persis bersifat aktif?

Pertama, Pilpres kali ini, kalau kita cermati, mungkin merupakan priode terakhir dari generasi warisan orde baru. Kita berharap lima tahun ke depan, para Capres-Cawapres muncul dari generasi baru dengan visi baru yang lebih cemerlang dan berpihak kepada syariat Islam secara lebih nyata. Dan pada saat itulah peluang kader-kader terbaik umat menjadi terbuka untuk memegang kepemimpinan puncak di negeri ini, tinggal bagaimana kita terlibat memperjuangkannya. Untuk mengantisipasi masa depan itu, sekarang saatnya kita untuk belajar bagaimana cara kita ikut terlibat dalam “pertarungan” memperjuangkan peluang kader umat di masa yang akan datang. Saya khawatir kalau kita tidak belajar terlibat dalam medan “pertarungan” sekarang, kita akan mengalami keterkejutan dan kekagetan serta tidak punya pengalaman mengorganisir umat menghadapi situasi politik yang genting dan penting. Kedua, harus diketahui bahwa keputusan kita itu mendapat restu dan dukungan penuh dari PP.Persis. Bahkan PP.Pemuda diberi mandat untuk menjadi garda terdepan dalam mensosialisasikan keputusan Persis ke luar atau secara eksternal. Sejak awal sudah saya katakan kepada semua anggota Pimpinan Pusat Pemuda, kalau langkah kita tidak mendapat restu orangtua, kita harus berani menarik keputusan kita. Itu sudah kita sepakati.

 

Kenapa mesti menjatuhkan pilihan ke Jusuf Kalla-Wiranto?

Begini, di awal sudah saya katakan bahwa keputusan mendukung itu bukan karena pertimbangan akan menang atau takut kalah, kalau mau begitu logikanya, artinya kita pragmatis tidak punya landasan ideologis. Kalau tahu akan menang buat apa repot-repot mendukung, toh dengan diam juga akan menang. Tinggal hitung suara kita lalu dihargakan dan dijual. Tapi itu namanya pengkhianatan yang paling keji terhadap perjuangan.  Kemudian, kita melihat bahwa hanya pada pasangan Jusuf Kalla-Wiranto simbol dan pemikiran keislaman terbuka didiskusikan. Ini terlihat dari penampilan keluarga mereka yang benar-benar mengesankan sebagai “keluarga santri” yang akrab dengan amal islami. Bahkan, hanya pasangan JK-WIN yang membuka pintu dialog tentang syariat Islam, Ahmadiyah, dan harapan-harapan umat di masa yang akan datang dengan para aktivis gerakan Islam yang bergabung pada Forum Umat Islam, Front Pembela Islam, Masyarakat Peduli Syariat, dimana saya sebagai salah satu peserta aktifnya, dan ormas-ormas Islam. Jadi, menurut kesimpulan kami, pintu masuk perjuangan kader Islam masa datang yang paling memungkinkan adalah lewat pasangan JK-WIN. Apalagi kalau kita mencermati pengaruh kuat gerakan liberal dan kejawen di belakang pasangan SBY-Budiono, rasanya sepatutnya kita ikut memperjuangkan pasangan JK-WIN.

 

Tetapi buktinya partai-partai Islam dan berbasis Islam memilih bergabung dengan SBY-Budiono?

Partai Islam tidaklah identik dengan ormas Islam apalagi dengan umat Islam itu sendiri. Partai Islam itu perolehan suaranya sangat minim, jadi nampaknya tidak percaya diri untuk membangun koalisi sendiri, akhirnya pragmatis, mengusung capres yang dipandang elektabilitasnya tinggi sehingga memungkinkan dapat jatah kursi kekuasaan. Atau mungkin juga untuk menghalau pengaruh penetrasi kaum liberal-sekuler dan kejawen yang berada di belakang SBY-Budiono, wallahu a’lam. Yang jelas, bahwa keputusan elit partai Islam itu telah “berhasil” memecah belah suara para pendukungnya sendiri, sebagaimana yang anda lihat sekarang ini.

 

Apakah Pemuda Persis juga tidak takut pecah karena adanya dukungan yang aktif?

Kekhawatiran itu harus ada agar kita hati-hati. Maka untuk mengantisipasinya Pemuda Persis berpegang kepada prinsip “taat pada asas”, jujur dan ikhlash. Asas dalam mengambil keputusan jam’iyah adalah musyawarah. Etika musyawarah, kalau sudah diputuskan secara bersama, haram mengingkarinya walaupun berbeda pendapat. Kemudian segalanya harus dijalankan sesuai prosedur dengan jujur dan ikhlash, jangan mengikuti kemauan sendiri. Dengan jujur kita akan transparan, terbuka untuk semua kader Pemuda. Dengan ikhlash kita akan bekerja sepenuh hati karena Allah, siap mengakui kesalahan, siap dikritik, diluruskan dan ditegur, sehingga akan membuahkan ishlah yaitu baik, beres, tertib damai. Kalaupun tetap masih ada konflik, itu wajar selama tidak dijadikan kepentingan pribadi untuk memecah belah jam’iyah. Kalaupun masih ada juga perpecahan, itu adalah ujian bagi kepemimpinan dalam mengatasi penyakit umat. Karena pemimpin umat yang handal, sejati, dan teruji justru lahir dari situasi konflik dan ancaman disintegrasi.

 

Apa harapan ustadz untuk kader dan kaum muslimin?

Untuk seluruh kader saya himbau berpegang teguh kepada akhlak musyawarah sebagaimana diajarkan Al-Qur’an, yaitu kalau kita sudah berbulat tekad suatu urusan, hendaklah laksanakan semaksimal mungkin dengan bertawakkal kepada Allah. Jadi laksanakan tugas jam’iyah dengan maksimal, ikhlash dan taat pada imamah-imarah. Kalau ada kesimpangsiuran berita, klaripikasikan langsung ke PP. jangan biarkan ada issu-issu bisikan syaithan menyebar di tengah umat. Untuk umat semua umat Islam saya harapkan menggunakan hak pilihnya dengan baik dan benar serta bisa dipertanggungjawabkan dihadapan mata manusia dan di sisi Allah, karena ini menyangkut masa depan umat dan bangsa kita. Wallahu A’lam bis shawab!

Sumber: Newsletter Pemuda Persis Vol.4/Mei-Juni/2009

3 thoughts on “PENJELASAN PP. PEMUDA PERSIS MENGENAI PENDUKUNGAN TERHADAP JK-WIN

  1. assalamu alaikum wr. wb.

    alhamdulilah…
    Selamat akhirnya golput berhasil memenangkan jumlah suara terbanyak!
    Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Partai Golput,
    baik yang dengan penuh kesadaran dan keikhlasan maupun yang tidak.
    Lho, maksudnya? Ga Nyambung & Ga Jelas? :-\

    Sudah saatnya kita ganti sistem!
    Sistem yang lebih “pro rakyat” dan lebih “berbudi”…
    Ayo kita ganti secepatnya, “lebih cepat lebih baik”…
    Mari kita “lanjutkan” perjuangan dakwah untuk menegakkannya!
    Sistem Islam, petunjuk dari Sang Maha Pencipta!

    Lihatlah dengan hati dan fikiran yang jernih!
    Aturan Sang Maha Pencipta diinjak-injak
    dan diganti dengan aturan yang dibuat seenak udelnya!
    Dan lihat akibatnya saat ini, telah nampak kerusakan
    yang ditimbulkan oleh sistem sekulerisme dan turunannya
    (seperti: kapitalisme, sosialisme, demokrasi, dsb) di depan mata kita!

    Banyak anak terlantar gara2 putus sekolah.
    Banyak warga sekarat gara2 sulit berobat.
    Banyak orang lupa gara2 ngejar2 dunia.
    Dan banyak lagi masalah yang terjadi gara2 manusia nurutin hawa nafsunya.

    Lihat saja buktinya di
    http://hizbut-tahrir.or.id/2009/05/12/kemungkaran-marak-akibat-syariah-tidak-tegak/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alwaie/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alislam/
    dan banyak lagi bukti nyata yang ada di sekitar kita!

    Untuk itu, sekali lagi saya mohon kepada semua pihak
    agar segera sadar akan kondisi yang sekarang ini…
    dan berkenan untuk membantu perjuangan kami
    dalam membentuk masyarakat dan negeri yang lebih baik,
    untuk menghancurkan semua bentuk penjajahan dan perbudakan
    yang dilakukan oleh manusia (makhluk),
    dan membebaskan rakyat untuk mengabdi hanya kepada Sang Maha Pencipta.

    Mari kita bangkit untuk menerapkan Islam!
    secara sempurna dan menyeluruh.
    mulai dari diri sendiri.
    mulai dari yang sederhana.
    dan mulai dari sekarang.

    Islam akan tetap berlaku hingga akhir masa!
    Dan Islam akan menerangi dunia dengan cahaya kemenangan!
    Mohon maaf apabila ada perkataan yang kurang berkenan (-_-)
    terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.

    wassalamu alaikum wr. wb.

    • Amin….
      Pada dasarnya, kami sepakat dan sedang berada dalam perjuangan Islam, Insya Allah….
      Semoga rekan-rekan di HT mendapat pertolongan dari Allah dalam melakukan peran penyadaran yang mulia ini.
      Mohon maaf, postingan ini tidak segera dibalas karena kesibukan PD. Pemuda Persis Garut yang sedang melaksanakan proses kaderisasi Fityan Al-Quran….
      Inna Allah ma’ana, wa Allahu ya’khudzu biadina ila ma fiihi khairun lil Islam wa al-muslimin
      Wassalamu’alaikum….

  2. ass, sobat-sobat digarut daramang! meski telat tp mudah2n bermanfaat. kemenangan SBY dan kekalahan JK menjadi gambaran bagi umat persis (he..he…) untuk intropeksi, jgn sampai figuritas yg selalu kita abaikan, jadi bumerang karena mengfigurkan teuing yusril bari di (?) kontribusina ka jam’iyyah urang? meningmah tong berpartai tp banyak tokoh urang di partai2 jadi dewanna, dari pada berpartai tp nu katempuhanna jam’iyyah urang.
    pnt, sanes protes, ana sami’na wa atho’na. tp ieu mah pepeling keur strategi jihad urang dina pulitik. he.. he… sakitu wae ti alumni garutmah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s