MAJELIS RAMADHAN (1)

KEUTAMAAN-KEUTAMAAN

  • Shaum Ramadhan adalah bagian dari rukun Islam dan bangunannya,

عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم بُنِيَ الإِسْلاَمُ عَلىَ خَمْسٍ شَهَادَة أَنْ لا إِلهَ إِلاَّ الله وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ وَإِقَام الصَّلاَة وَإِيْتَاء الزَّكَاةَ والحجّ وَصَوْم رَمَضان – رواه البخاري

Hadits  dari Ibnu Umar –semoga Allah SWT., meridhai keduanya, bahwasanya Rasulullah Saw., bersabda, “Islam dibangun di atas lima perkara: 1) Bersaksi bahwasanya tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasulullah, 2) Menegakkan Sholat, 3) Menunaikan zakat, 4) Haji, 5) Shaum Ramadhan” (HR. Bukhari)

  • Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Quran, berdasarkan Firman Allah SWT,

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ

Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Quran, sebagai petunjuk dan penjelasan bagi manusia mengenai (apa itu) petunjuk dan al-furqan (pembeda) (QS. Al-Baqarah, 2:185)

  • Bulan Ramadhan adalah bulan dibukanya pintu surga, ditutupnya pintu neraka, serta diikatnya setan-setan,

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال : « إذا جاء رمضان فُتِّحت أبواب الجنة وغُلِّقت أبواب النار وصُفِّدت الشياطين – متفق عليه

Hadits diterima dari Abu Hurairah –semoga Allah meridhainya, sesungguhnya Rasulullah Saw., bersabda, “Apabila Bulan Ramadhan datang, pintu-pintu surga dibukakan, pintu-pintu neraka ditutup, dan syaitan-syaitan di belenggu” (Muttafaq ‘Alaihi)

  • Bau mulut orang yang shaum, lebih wangi dari minyak kesturi dalam pandangan Allah SWT.,

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : والذي نفسي بيده لخلوف فم الصائم أطيب عند الله تعالى من ريح المسك

Hadits diterima dari Abu Hurairah –semoga Allah meridhainya, sesungguhnya Rasulullah Saw., bersabda, “Demi Dzat yang diriku berada di dalam genggaman-Nya, bau mulutnya orang yang sedang shaum lebih wangi dari harumnya minyak kesturi dalam pandangan Allah SWT”. (HR. Bukhari)

  • Ibadah Shaum adalah ciri khas umat bertauhid sejak zaman dahulu,

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan kepadamu shaum sebagaimana telah diwajibkan pula pada orang-orang (beriman) sebelumnya, (yaitu) agar kalian bertaqwa (QS. Al-Baqarah, 2: 183)

  • Selama bulan Ramadhan, besar kemungkinan seluruh dosa akan diampuni, bersemangatlah!

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال : « من صام رمضان إيمانا واحتسابا غُفِر له ما تقدم من ذنبه – متفق عليه

Hadits diterima dari Abu Hurairah –semoga Allah SWT., meridhainya, bahwasanya Rasulullah Saw., bersabda, “Barangsiapa yang shaum di Bulan Ramadhan berdasarkan iman dan ihtisâb (berharap penuh akan pahalanya), maka seluruh dosa masa lalunya akan diampuni” (Muttafaq ‘Alaihi)

  • Syaikh Sholih Al-Utsaimin menambahkan catatan, “Tidak merasa terpaksa pada kewajiban shaum, tidak ragu pada pahala dan ganjarannya, maka sesungguhnya Allah SWT., akan mengampuni dosa-dosa masa lalunya”.
  • Orang yang shalat malam (tarawih) di Bulan Ramadhan, akan diampuni dosanya,

عن أبي هريرة أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال من قام رمضان إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه  – رواه البخاري

Hadits dari Abu Hurairah –semoga Allah SWT., meridhainya, sesungguhnya Rasulullah Saw., bersabda, “Barang siapa yang sholat tarawih berdasarkan iman dan mengharap pahalanya, seluruh dosa masa lalunya akan diampuni” (HR. Bukhari).

  • Pahala amalan shaum tidak dibatasi pada batasan tertentu, seperti amalan-amalan lainnya,

كل عمل ابن آدم له يضاعَف الحسنة بعشر أمثالها إلى سبعمائة ضعف ، قال الله تعالى : إلا الصوم فإنه لي وأنا أجزي به ، يَدَعُ شهوته وطعامه من أجلي  – رواه مسلم

Setiap amal Bani Adam akan dilipatgandakan kebaikannya dari 10 hingga 700 kali lipat. Allah berfirman (dalam hadits qudsi), “Kecuali shaum. Maka sesungguhnya shaum adalah untuk-Ku, dan Aku lah yang langsung membalasnya, (sebab ia) telah meninggalkan syahwat dan makanannya karena-Ku” (HR. Muslim)

  • Shaum adalah perisai seorang muslim dari api neraka,

عن جابر رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال : « الصيام جنة يَسْتَجِنُّ بها العبد من النار – رواه الإمام احمد بإسناد حسن

Hadits diterima dari Jabir –semoga Allah SWT., meridhainya, sesungguhnya Nabi Muhammad Saw., bersabda, “Shaum itu adalah perisai yang melindungi seorang hamba (yang shaum) dari api neraka” (HR. Imam Ahmad dengan sanad Hasan)

  • Bagi seseorang yang shaum, memiliki dua kebahagiaan,

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ وَأَبِي سَعِيدٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَقُولُ إِنَّ الصَّوْمَ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ إِنَّ لِلصَّائِمِ فَرْحَتَيْنِ إِذَا أَفْطَرَ فَرِحَ وَإِذَا لَقِيَ اللَّهَ فَرِحَ – رواه مسلم

Hadits diterima dari Abu Hurairah dan Abu Sa’ied –semoga Allah SWT., meridhai keduanya, sesungguhnya Rasulullah Saw., bersabda, “Sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, ‘Sesungguhnya shaum itu bagi-Ku, dan Aku lah yang akan langsung  memberinya pahala. Sesungguhnya bagi yang shaum itu ada dua kebahagiaan. Pertama, kebahagiaan ketika berbuka. Kedua, kebahagiaan ketika ia bertemu Allah”. (HR. Muslim).

  • Al-Rayyan, surga khusus bagi orang yang suka shaum,

عن سهل رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال إن في الجنة بابا يقال له الريان يدخل منه الصائمون يوم القيامة لا يدخل منه أحد غيرهم يقال أين الصائمون فيقومون لا يدخل منه أحد غيرهم فإذا دخلوا أغلق فلم يدخل منه أحد – متفق عليه

Hadits diterima dari Sahal –semoga Allah SWT., meridhainya, Nabi Muhammad Saw., bersabda, “Sesungguhnya di surga ada sebuah pintu yang dinamai Al-Rayyan, orang-orang yang shaum akan memasukinya nanti di hari kiamat dan tidak ada yang masuk ke dalamnya selain mereka ahli shaum. Maka dipanggillah, ‘Di mana orang-orang yang shaum itu?’, kemudian berdirilah mereka dan tidak ada yang masuk ke dalam Al-Rayyan selain mereka. Setelah mereka semua masuk, dikuncilah pintu Al-Rayyan itu, sehingga tidak ada yang masuk ke dalamnya kecuali Ahli Shaum”. (Muttafaq ‘alaihi)

  • Ramadhan adalah bulan tadarrus Al-Quran,

عن ابن عباس رضى الله عنهما قال كان رسول الله صلى الله عليه وسلم أجود الناس وكان أجود ما يكون في رمضان حين يلقاه جبريل وكان يلقاه في كل ليلة من رمضان فيدارسه القرآن فلرسول الله صلى الله عليه وسلم أجود بالخير من الريح المرسلة

Hadits diterima dari Ibnu ‘Abbas –semoga Allah SWT., meridhai keduanya, ia berkata: “Bahwasanya Rasulullah Saw.,  adalah orang yang paling dermawan. Dan kedermawanannya meningkat di Bulan Ramadhan, ketika Malaikat Jibril menemuinya. Malaikat Jibril menemuinya setiap malam di Bulan Ramadhan, kemudian keduanya tadarus Al-Quran. Maka Rasulullah Saw., adalah orang yang paling dermawan dalam kebaikan, melebihi kecepatan hembusan angin”. (HR. Bukhari).

  • Umrah di bulan Ramadhan, sama pahalanya dengan Ibadah Haji atau berhaji bersama Rasulullah,

عن ابن عباس رضي الله عنهما قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم …فإن عمرة في رمضان حجة – رواه البخاري

Hadits dari Ibnu ‘Abbas –semoga Allah SWT., meridhainya, ia berkata bahwasanya Rasulullah Saw., bersabda, “…maka sesungguhnya umrah di bulan Ramadhan, (seperti pahala) haji” (HR. Bukhari).

وفى الآخر قال النبيى صلى الله عليه وسلم: فإن عمرة في رمضان تقضي حجة أو حجة معي

Dalam lafadh lain Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya umarah di bulan Ramadhan (seperti) menunaikan haji atau berhaji bersamaku” (HR. Bukhari)

  • Bulan Ramadhan adalah diantara dua bulan –dengan Bulan Dzul Hijjah, yang dianggap sempurna pahalanya meskipun hanya 29 hari.

عن عبد الرحمن بن أبي بكرة عن أبيه رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال شهران لا ينقصان شهرا عيد رمضان وذو الحجة – رواه البخاري

Hadits dari Abdurrahman bin Abu Bakrah dari ayahnya –semoga Allah SWT., meridhai keduanya, bahwasanya Nabi Muhammad Saw., bersabda, “Dua bulan yang tidak berkurang (pahalanya), yaitu dua bulan ‘Ied: Ramadhan dan Dzul Hijjah” (HR. Bukhari)

  • I’tikaf di sepuluh akhir Ramadhan untuk mencari Lailah Al-Qadr,

عن عائشة رضي الله عنها أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال تحروا ليلة القدر في الوتر من العشر الأواخر من رمضان – رواه البخاري

Hadits dari ‘Aisyah –semoga Allah SWT., meridhainya, sesungguhnya Rasulullah Saw., bersabda, “Carilah Lailah Al-Qadr di malam ganjil pada sepuluh akhir bulan Ramadhan” (HR. Bukhari)

عن عائشة رضي الله عنها زوج النبي صلى الله عليه وسلم أن النبي صلى الله عليه وسلم كان يعتكف العشر الأواخر من رمضان حتى توفاه الله ثم اعتكف أزواجه من بعده – رواه البخاري

Hadits diterima dari Aisyah istri Rasulullah –semoga Allah SWT., meridhainya, sesungguhnya Rasulullah Saw., beri’tikaf pada sepuluh akhir bulan Ramadhan hingga beliau wafat. Kemudian para istrinya beri’tikaf setelahnya (HR. Bukhari)

  1. Ramadhan adalah bulan bersejarah, di mana perang monumental terjadi, seperti perang Badar dan lain-lain.

عن ابن عباس أن رسول الله صلى الله عليه وسلم غزا غزوة الفتح في رمضان

Hadits dari Ibnu ‘Abbas –semoga Allah meridhainya, bahwasanya Rasulullah Saw., berperang untuk Fath Al-Makkah di bulan Ramadhan.

Bersambung Insya Allah…

Rujukan

  1. Al-Quran Al-Karim
  2. Jâmi’ Al-Shohîh li Al-Imâm Al-Bukhâri (Maktab Al-Syâmilah Al-Ishdâr Al-Tsâlits, Kutub Al-Mutûn)
  3. Jâmi’ Al-Shohîh li Al-Imâm Muslim (Maktab Al-Syâmilah Al-Ishdâr Al-Tsâlits, Kutub Al-Mutûn)
  4. Musnad Ahmad (Maktab Al-Syâmilah Al-Ishdâr Al-Tsâlits, Kutub Al-Mutûn)
  5. Ghazwah Al-Rasûl wa Sarayâhu Li Ibn Sa’d (Maktab Al-Syâmilah Al-Ishdâr Al-Tsâlits, Kutub Al-Târîkh)
  6. Majâlis Syahru Romadhân, li Al-Syaikh Muhammad bin Shoih Al-Utsaimin (Maktab Al-Syâmilah Al-Ishdâr Al-Tsâlits, Masâ-il Al-Fiqhiyyah)
  7. Durûs Ramadhân, li Al-Syaikh Muhammad Ibrâhim Al-Hamdu (Maktab Al-Syâmilah Al-Ishdâr Al-Tsâlits, Kutub ‘Âmmah)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s