KUTUK PENERBITAN KEMBALI KARTUN NABI MUHAMMAD!

Diberi penghargaan atas penghinaan terhadap Nabi Muhammad

Editor Denmark yang pada tahun 2005 menerbitkan karikatur yang mengolok-olok Nabi Muhammad dan menimbulkan kemarahan warga Muslim di seluruh dunia, telah mencetak ulang karikatur tersebut dalam buku barunya. Buku “Tyranny of Silence” tulisan editor Flemming Rose diterbitkan hari Rabu.

Menteri Luar Negeri Denmark Lene Espersen hari Rabu mengadakan pertemuan dengan 17 duta besar negara-negara Muslim untuk mencegah timbulnya konfrontasi-konfrontasi baru.

Menlu Esperson mengatakan pada parlemen Denmark hari Rabu bahwa pesan utamanya kepada para diplomat adalah pentingnya kebebasan bersuara di Denmark.

Editor Flemming Rose membela keputusannya dulu untuk menerbitkan karikatur di harian Denmark – Jyllands Postens sebagai cara menggunakan sindiran keagamaan untuk memicu perdebatan soal kebebasan berekspresi.  Menurutnya karikatur itu bukanlah hasutan untuk melakukan kekerasan.

”Buku ini segera keluar seperti yang direncanakan,” ujar Karsten Blauert dari Jyllands-Posten kepada AFP. ‘Tirani kesunyian’ yang dikeluarkan Kamis, lima tahun sejak hari pertama kali kartun Nabi Muhammad muncul di koran Jyllands-Posten.

Meskipun tidak akan mencetak ulang gambar secara terpisah, Blauert mengatakan, isi halaman dari buku itu akan menampilkan gambar-gambar kartun Nabi Muhammad yang pernah dimuat surat kabar itu. Ditanya mengenai reaksi keras yang bisa muncul dari penerbitan ulang buku ini, dia tampak meremehkannya. Dia berkata, ”Sudah jelas bahwa banyak hal yang akan terjadi, tapi semuanya sudah berjalan sesuai rencana, itu tak akan mengubahnya.”

Warga Muslim menilai penggambaran Nabi Muhammad sebagai penghinaan, hasutan, teror, dan konspirasi. Kontroversi kartun pada tahun 2005 itu memicu kerusuhan maut di sejumlah komunitas Muslim di dunia.

Permintaan Maaf ‘Buaya’

Apa yang dilakukan oleh Menteri Luar Negeri Denmark Lene Espersen untuk membela kebebasa tidak lebih dari upaya membela ‘kebablasan’. Sampai saat ini, belum ada respon dari pihak manapun yang harusnya segera mengutuk upaya penerbitan ulang oleh editor yang sama -yang dulu pernah meminta maaf pada umat muslim seluruh dunia. Meski secara individual mereka tidak pernah menyesalinya, namun secara yuridis, Politiken terlepas dari jeratan penghasutan (provokasi). Buku “Tyranny of Silence” tulisan editor Flemming Rose diterbitkan hari Rabu ini, seolah-olah menyatakan bahwa mereka tidak pernah menyesal dan mencabut permintaan maafnya itu. Jurnalis dan editor Denmark, seharusnya berfikir ulang, daripada menampilkan kartun yang absurd dari data-data historis, lebih baik mereka menampilkan kekacauan-kekacauan di balik gedung teologi mereka di seluruh dunia (baca: pastur dan gereja katolik) yang secara historis tercatat telah melakukan aktivitas pedhofilia.

Rose Berbicara Teroris dan Konspirasi

Sesaat sebelum ia menerbitkan kembali gambar-gambar itu dalam bukunya, ia pernah diwawancarai oleh Spiegel Online berkenaan dengan upaya pembunuhan terhadap Kurt Westergaard, kartunis penghina Nabi Muhammad. Ia mengatakan, “Unfortunately it doesn’t come as a surprise to me. I have known about the threat for a while and last year three young men were convicted of conspiring to plan a terrorist act somewhere in Denmark. Part of their plan was also to attack Jyllands-Posten. And in the first phase of their planning, they also discussed killing me.” (Sayangnya, aku tidak terkejut. Sebelumnya aku tahu upaya yang akan dilakukan tiga orang beberapa tahun lalu yang dihukum karena melakukan konspirasi merencanakan aksi teroris di sebuah tempat di Denmar. Sebagian rencana mereka adalah menyerang Jyllands-Posten. Sedangkan tahap pertama rencana mereka, adalah diskusi untuk melakukan rencana pembunuhan terhadap diri saya).

Menurutnya, reaksi kemarahan masyarakat -hingga timbul keresahan dan upaya-upaya pembunuhan, karena tidak puas terhadap tindakan hukum, dianggap konspirasi dan terorisme. Padahal, tindakannya meresahkan masyarakat dunia, bukan hanya Denmark, adalah lebih teroristik dan penuh konspirasi. (quy dari berbagai sumber)

Sumber:

http://www.voanews.com/indonesian/news/Editor-Denmark-Cetak-Ulang-Kartun-Nabi-Muhammad-104035599.html

http://www.spiegel.de/international/europe/0,1518,534859,00.html

http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/10/09/30/137342-masya-allah-kartun-nabi-muhammad-akan-dicetak-ulang-oleh-jyllandsposten

2 thoughts on “KUTUK PENERBITAN KEMBALI KARTUN NABI MUHAMMAD!

  1. Pingback: HEADLINE NEWS « PEMUDA PERSIS GARUT

  2. Pingback: Page not found « PEMUDA PERSIS GARUT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s