PZU PERSIS : MENDAPAT KEPERCAYAAN DARI SELURUH KELOMPOK MUZAKI

PZU PERSIS GARUT

Republika, (4/10). Pusat Zakat Umat (PZU) Persis secara resmi berdiri sebagai lembaga zakat pada 2001. Ya, itu ditandai dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Menteri (SK) Menteri Agama RI No. 552 yang menyatakan PZU resmi sebagai Badan Amil Zakat berlevel Nasional. Dari awal berdiri, PZU pun terus berkembang.

Bahkan, muzaki atau pemberi zakatnya tidak terbatas hanya kalangan Persis. Hamper 90 persen yang menitipkan dananya ke PZU, justru berasal dari luar Persis. Dana yang dikelola PZU pun semakin besar. Pada 2009, dana yang terkumpul di kantor PZI Bandung menacapai Rp1,2 milyar. Sementara total dana yang terkumpul di PZI Nasional mencapai Rp5 milyar. Pada 2010 ini, PZU Bandung menargetkan bisa menghimpun dana sekitar Rp.1,5 milyar hingga 1,7 milyar.

Untuk memudahkan pelayanan bagi muzaki, PZU dilengkapi enam kantor perwakilan dan 40 unit layanan. Kantor pelayanan PZU tersebar di Jakarta, Garut,  Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Bogor, dan Ciamis. Bagaimana sebenarnya pengelolaan zakat yang dilakukan oleh PZU? General manager PZU, Hilman Fauzi menyatakan, PZU semakin besar karena mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.

Bahkan kata dia, sebagian besar Muzaki justru bukan dari internal Persis. Hal itu terjadi karena PZU sangat memperkuat silaturahmi dengan seluruh lapisan masyarakat. “Kami jarang menerima zakat via transfer. Kebanyakan muzakinya dating langsung ke kantor agar bisa silaturahmi juga”, katanya kepada Republika.

Salah satu program PZU, Khitanan Massal

Selain langsung bertatap muka dengan muzaki, sambung Hilman, PZU pun bisa langsung memberikan bulletin yang berisi kegiatan PZU. Sehingga , semua muzaki mengetahui penggunaan dananya. Satu hal yang penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat adalah dengan mengaudit semua penggunaan dana.

“Dana kami sudah diaudit oleh auditor indipenden. Hasilnya wajar tanpa syarat”, katanya. Upaya lain yang yang dilakukan untuk menjaga kepercayaan semua muzaki, kata Hilman, dengan membuat berbagai yang langsung menyentuh mustahik.

Program yang dibuat PZU, terbagi dalam berbagai bidang. Untuk membantu masyarakat miskin di bidang kesehatan, PZU memiliki program Umat Peduli. Yaitu, berupa layanan medis dan layanan mobil jenazah gratis.

Pada bidang pendidikan, PZU memiliki program Umat Pintar berupa pemberian beasiswa untuk masyarakat tidak mampu dari tingkat SD, SMP, SMA, hingga bantuan beasiswa S1, S2, dan S3. “Untuk beasiswa S1 sampai S3, kami sudah membantu 30 mahasiswa”, tegasnya.

PZU memiliki program penguatan ekonomi masyarkat yang bernama Umat Mandiri dengan mendirikan BMT El Tazkiyah. Masyarakat yang akan berwirausaha, bisa mengakses dana di BMT tersebut. Dalam menyusun program, PZU sangat memperhatikan kebutuhan masyarakat. Sehingga, program tersebut bisa bermanfaat untuk semua mustahiknya. “Dalam menyeleksi mustahik, kami pun sangat selektif agar benar-benar tepat sasaran”, katanya.

Khusus untuk pengumpulan dana zakat, diakui Hilman, memang belum susuai potensinya. Dana yang terkumpul di PZU hamper 50 persennya berasal dari infaq dan 30 persen dari zakat. Hilman mengaku, harus terus menyadarkan masyarakat agar potensi zakat bisa termanfaatkan dengan baik. (Arie/Sandy)

3 thoughts on “PZU PERSIS : MENDAPAT KEPERCAYAAN DARI SELURUH KELOMPOK MUZAKI

  1. Pingback: HEADLINE NEWS « PEMUDA PERSIS GARUT

  2. Good day!This was a really splendid website!
    I come from itlay, I was fortunate to discover your theme in bing
    Also I learn much in your subject really thank your very much i will come again

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s