GOOGLE MEMPERINGATI HARI JADI JOHN WINSTON ‘ATHEIS’ LENNON

Imagine there’s no countries
It isn’t hard to do
Nothing to kill or die for
And no religion too
Imagine all the people
Living life in peace

(Bayangkan tidak ada negara
Hal ini tidak sulit dilakukan
Tidak ada yang membunuh atau mati
Dan juga tidak ada agama
Bayangkan semua orang
Hidup dalam damai)

Lagu Imagine karya Lenon ini merupakan judul albumnya pada single pertama, Imagine. Lagu ini dirilis tahun 1971 dan memenangkan penghargaan Billboard Hot 100 pada urutan ketiga. Lagu ini, seperti diyakini oleh para kritikus, terinspirasi oleh sajak Yoko Ono yang merupakan reaksi atas keadaan anak-anak korban Perang Dunia II. Dalam wawancaranya dengan salah satu majalah seks di Amerika, ia menjawab lantang tentang latar belakang lagu ini, “It’s not a new message: “Give Peace a Chance” — we’re not being unreasonable. Just saying “give it a chance.” With “Imagine” we’re asking, “can you imagine a world without countries or religions?” It’s the same message over and over. And it’s positive” (Sebenarnya, ini bukan pesan baru: berikan kesempatan pada damai. Kita tidak sedang berkhayal. Hanya katakan, ‘berikan kesempatan pada damai’. Dengan ‘imagine’ kita bertanya, ‘dapatkah kalian membayangkan sebuah dunia tanpa Negara dan agama?’ Ini pesan yang sama dan terus-menerus, dan ini tentu saja sangat positif), tuturnya.

 

 

 

Dalam liriknya ini, Lenon ingin membenarkan sebuah pesan bahwa Negara dan agama adalah substansi dari segala kekacauan. Karena ingin mendapatkan kehormatan di surga, masyarakat rela saling membunuh dan membantai sesamanya.

Apa yang dibayangkan Lenon, memang benar-benar sebuah khayalan. Ia –dengan pesannya, akhirnya tidak bisa meniadakan agama dan Negara. Akhrinya, ia pun tidak bisa mewujudkan utopia yang pernah dirintis oleh para pendahulunya. Ia mati dalam tembakan kelima Mark David Chapman, fans beratnya yang kemudian berubah menjadi penganut Kristen Fundamentalis.

Chapmann percaya bahwa The Beatles berpengaruh buruk bagi banyak orang, John Lennon khususnya, karena pandangan Lennon pada agama dan negara. Saat Lennon meluncurkan lagunya Imagine pada tahun 1971, banyak tokoh terkemuka yang tak menyukainya. Chapman memparodikan lagu itu dengan “Imagine John Lennon dead.”

Pembunuhan terulang kembali secara aneh pada bulan Desember 1999 saat seorang lelaki muda bernama Michael Abram, meruyak masuk ke rumah bekas anggota The Beatles lainnya, George Harrison, sambil membawa pisau. Ia ingin membunuh Harrison dengan alasan yang sama seperti Chapman membunuh John Lennon. Harrison dan istrinya Olivia melawan, namun kemudian Olivia melempari Abram dengan lampu, dan pasangan itu menekannya hingga polisi datang. Harrison ditusuk oleh Abram, namun ia sembuh. Abram dikirim ke RSJ.

Jangankan seluruh dunia, Lenon pun tidak sanggup mempersatukan para penggemar dan keluarganya. Ia banyak cekcok dengan ayah dan tidak pernah menjadi ayah yang baik bagi anak-anaknya. Yoko istri pertamanya, kemudian mengusir Lennon keluar dari rumah karena ia sering mabuk-mabukan. Pada masa ini, Lennon juga sering pesta drugs (narkotik) bersama teman-temannya, di antaranya Harry Nilsson, Keith Moon, Ringo Starr, Alice Cooper, Micky Dolenz dan teman-teman mereka yang lain.

 

Nasib Mark ‘Assasinator’ Chapman

Setelah mati, tetap saja Lenon tidak bisa memberikan kebahagiaan. Mark David Chapman, pembunuh pentolan The Beatles John Lennon, sudah 6 kali mengajukan permohonan pembebasan selama 30 tahun dipenjara. Namun keinginan Chapman masih harus tertunda. Chapman sudah mengajukan permohonan pembebasan dirinya sejak Juli 2010. Pada 9 Agustus 2010 seharusnya pria berumur 55 tahun itu menjalani uji pembebasan dengan diwawancara 3 anggota dewan pembebasan penjara Attica State Prison, Amerika Serikat.

 

 

Mark David Chapman, foto : en.wikipedia.org

 

Hingga saat ini istri John Lennon, Yoko Ono, belum rela pembunuh suaminya itu bisa berkeliaran bebas di luar penjara. Mati-matian Yoko mendorong agar pihak penjara tidak mengeluarkan pria berkacamata itu dari penjara. Belakangan, David mengakui dirinya membunuh Lennon dengan 5 tembakan. David pun divonis 25 tahun penjara pada tahun 1981 oleh pengadilan. Seharusnya David sudah bisa bebas, namun kebebasannya selalu ditentang Ono. So…what happen aya naon?

(quy dari berbagai sumber)

One thought on “GOOGLE MEMPERINGATI HARI JADI JOHN WINSTON ‘ATHEIS’ LENNON

  1. Pingback: HEADLINE NEWS « PEMUDA PERSIS GARUT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s