KORBAN PENYIKSAAN PENJARA ABU GHURAIB TAK DAPAT GANTI RUGI

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON– Enam tahun berlalu tanpa ada bukti Amerika Serikat melaksanakan niatnya sendiri untuk memberikan kompensasi atau ganti rugi tahanan yang dilecehkan dan disiksa di penjara Abu Ghuraib. Harapan mereka untuk kompensasi kini berada pada keputusan Mahkamah Agung yang akan dilakukan pekan ini.

 

Ilustrasi: Republika.co.id

Menteri Pertahanan Donald H Rumsfeld menangkis tuntutan bahwa ia mengundurkan diri akibat skandal penjara Abu Ghuraib. Saat memberikan penjelasan di hadapan kongres, Rumsfeld terlihat sempat berkaca-kaca dan meyakinkan kongres bahwa ganti rugi adalah hal yang tepat.

Ia bahkan mengatakan kepada Kongres, dirinya tengah merumuskan cara yang baik untuk memberi kompensasi tahanan Irak yang menderita akibat pelecehan dan kekejaman di tangan beberapa anggota angkatan bersenjata AS. “Pemberian ganti rugi adalah hal yang tepat untuk dilakukan,” kata Rumsfeld pada tahun 2004.

Dan ia mengatakan berniat untuk memberikan kompensasi tersebut. Enam tahun kemudian, Angkatan bersenjata AS tidak mencatat satu pembayaran pun sebagai ganti rugi untuk tahanan yang dilecehkan di Abu Ghuraib. Mereka juga tidak membayar ganti rugi bagi 250 warga Irak atau pengacara mereka yang tengah berjuang di pengadilan AS.

Tentara mengatakan sekitar 30 mantan tahanan Abu Ghuraib mencari kompensasi dari Layanan Klaim Angkatan Bersenjata AS, klaim tersebut masih diselidiki. Militer AS menilai pasukan AS di Irak sudah memeriksa catatan mereka dan tidak dapat menemukan pembayaran kepada mantan tahanan. Angkatan Darat juga tidak bisa memverifikasi apakah ada pembayaran seperti itu dilakukan secara informal melalui para pemimpin Irak.

Dari 2003 sampai dengan 2006, Departemen Pertahanan membayar 30,9 juta dolar untuk warga sipil Irak dan Afghanistan yang terbunuh, terluka, atau mengganti kerusakan properti akibat tindakan AS atau pasukan koalisi selama pertempuran. Tentara tidak menemukan bukti pembayaran tersebut digunakan untuk kompensasi korban pelecehan di Abu Ghraib.

Bukannya kompensasi, kini warisan episode pelecehan tahanan paling terkenal dari masa jabatan Presiden George W. Bush adalah tuntutan hukum, dan pertempuran di pengadilan. Di hadapan Mahkamah Agung AS, para tahanan meminta mantan hakim untuk masuk ke kasus ini. Para tahanan menyatakan bahwa para interogator sipil dan ahli bahasa bersekongkol dengan tentara untuk melakukan pelecehan para tahanan.

Banyak tahanan yang pernah ditahan di Abu Ghraib, salah satu dari 16 penjara di Irak, mengatakan bahwa mereka akhirnya dibebaskan tanpa ada tuduhan apapun terhadap mereka. Namun saat penahanan mereka mengalami berbagai tindak pelecehan atau siksaan yang banyak diantaranya dapat dibuktikan. Rata-rata tahanan yang ditempatkan di Abu Ghuraib dilakukan tanpa prosedur penangkapan yangbaku dan mereka pun dilepaskan begitu saja.

One thought on “KORBAN PENYIKSAAN PENJARA ABU GHURAIB TAK DAPAT GANTI RUGI

  1. Pingback: HEADLINE NEWS « PEMUDA PERSIS GARUT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s