Dengan air mata buaya, Gayus Akhirnya Mengaku ke Bali

(15/11) Rutan Makobrimob ternyata tidak seseram bayangan orang. “Di penjara Makobrimob ini, bukan saya saja yang sering keluar-masuk”, aku Gayus dalam pengakuan terakhirnya di persidangan. Ia akhirnya mengakui kepergiannya ke Bali hanya untuk melepas stress. “Saya keluar tidak ada tujuan lain, hanya untuk melepas stress. Sebab hanya saya yang bisa merasakan bagaimana stressnya hidup di penjara”, akunya sambil menangis.
Pengakuan Gayus ini lebih menjelaskan kepada kita bagaimana hukum ini dijalankan di negeri kita. Jika saksi-saksi bisa dibeli, bukti bisa dimanipulasi, kepala sipir diajak main kongsi, maka aksi-aksi korupsi akan semakin menjadi-jadi.
So, how about this Mr. Sby and Mr. Timur Pradopo?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s