Terorisme dan Dunia Penuh Absurditas

Kita sedang berada di alam yang absurd, di mana kampanye untuk memboikot Israel dan langkah-langkah ilegalnya, seperti pembangunan pemukiman Yahudi atau pembomam terhadap warga sipil Palestin, adalah tindakan yang menurut definisi PBB sebagai tindakan yang tidak termasuk tindakan kekerasan (non-violent action) serta tidak termasuk tindakan terorisme.

Oleh sebab itu, komentar yang muncul dari Erdogan pada Israel sebagai negara teror ketika pasukan Israel menewaskan sembilan –aktivis yang kebanyakan berasal dariTurki– dalam serangan terhadap armada kapal yang membawa bantuan kemanusiaan untuk Palestina Mei lalu menjadi tidak penting dalam pandangan Amerika dan Eropa.

Draft tentang terorisme hasil konvensi PBB pada tahun 2001 menganggap beda antara tindakan teror dengan apa yang Erdogan sebut sebagai ‘state terorisme’ (tindakan teror yang dilakukan negara). Draft yang tak kunjung disepakati hingga bulan kemarin namun telah disepakati oleh delegasì-delegasi penting ini menyebutkan bahwa aktivitas teror atau aktivitas semacamnya, sah jika dilakukan oleh negara.

Menurut Mouin Rabbani, editor-kontributor Washington Post untuk Timur Tengah, “Mendefinisan terorisme sudah tidak penting lagi. Saat ini, cap terorisme sudah menjadi senjata politik sebuah negara untuk menempatkan musuh politiknya di luar batas kepentingannya”.

“Dengan demikian”, lanjutnya, “Di Timur Tengah, telah mencapai titik di mana kegiatan Palestina atau Arab bersenjata yang menargetkan personil militer Israel dianggap sebagai tindakan teroris. Sementara Israel yang bersenjata yang sengaja menargetkan warga sipil dianggap sebagai tindakan yang sah dan tindakan bela diri”.

Akhirnya, hukuman kolektif terhadap penduduk sipil di Jalur Gaza, tindakan berkelanjutan yang menelan biaya hidup dan korban jiwa yang begitu banyak yang hampir tanpa sanksi dari Amerika Serikat serta Uni Eropa, adalah dengan kontras menunjukkan sikap pembenaran terhadap tindakan teror negara sebagai bagian dari kampanye anti-teroris yang sah.

Begitulah dunia absurd yang kita tinggal di dalamnya.

(Quy)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s