Kabel Rahasia Kedutaan AS Terungkap

'Cable Secret' Duta Besar Terungkap

Amerika (29/11). The WikiLeaks yang digelari whistleblowing site (situs peniup peluit) telah merilis sebuah rahasia besar, yaitu kabel bocor kantor diplomatik As yang akhirnya mengungkap rincian obrolan ‘jujur’ berbagai pemimpin dunia, pengulangan instruksi serangan AS terhadap Iran, dan permintaan terhadap diplomat AS untuk memata-matai pejabat negara lain.

WikiLeaks mulai menerbitkan 251.287 siaran kabel -15.652 diantaranya termasuk yang diklasifikasikan “rahasia” -dari 274 misi AS di seluruh dunia pada hari Minggu, bahkan setelah merilis sebagian rahasia itu, situsnya tampak berada di bawah serangan (hacking) sebelum merilis keseluruhannya.

Kabel, komunikasi antara misi diplomatik di luar negeri dan departemen negara As di Washington, sebagian besar terekam antara 2007 dan Februari 2010 lalu dan dipastikan akan mempermalukan pemerintah AS dan pemerintah asing yang berkaitan dalam rahasia itu.

Beberapa catatan diplomatik merinci bagaimana sebagian pemimpin Arab di Teluk telah mendesak serangan terhadap “penjahat” Iran, sementara yang lain mengungkapkan kekhawatiran yang serius di Washington atas keamanan program senjata nuklir Pakistan.

Mereka juga memberikan detail saran yang diberikan kepada diplomat Amerika Serikat untuk mengumpulkan informasi intelijen dan untuk meloloskan kepentingan badan mata-mata ke negara itu. Bahkan menurut dokumen itu, tokoh senior PBB adalah termasuk target intelijen yang harus diintai oleh diplomat Amerika Serikat.

Dalam pengantar dokumen di situsnya, WikiLeaks menyerang “kontradiksi antara tampilan kebijakan publik AS dan apa yang dikatakannya di belakang pintu tertutup”.

“Siaran Kabel menunjukkan sejauh mana AS memata-matai sekutu- sekutunya dan PBB; menutup mata terhadap korupsi dan pelanggaran HAM di negara klien’; kebijakan rahasia yang berurusan dengan negara-negara yang seharusnya netral; melobi perusahaan- perusahaan AS, dan diplomat Amerika Serikat, mengambil langkah-langkah untuk memajukan hanya mereka yang memiliki akses kepada As recara pragmatis.”

Gedung Putih menggambarkan pembocoran ini sebagai “sembrono dan berbahaya”.

“Supaya jelas, pengungkapan tersebut beresiko terhadap diplomat kami, profesional intelijen, dan orang-orang di seluruh dunia yang datang ke Amerika Serikat untuk meminta bantuan dalam mempromosikan demokrasi dan pemerintahan yang terbuka,” kata Robert Gibbs, Sekretaris Humas Gedung Putih dalam sebuah pernyataannya.

Tapi Julian Assange, pendiri WikiLeaks, menyangkal bahwa dokumen rahasia dipublikasikan untuk tujuan membahayakan seseorang.

“Sejauh yang kami ketahui, dan sejauh orang yang pernah diduga kenyataannya kredibel, maka tidak ada seseorang pun yang pernah merasa dibahayakan sebagai akibat dari apa pun yang kita pernah publikasikan,” katanya pada hari Minggu.

Informasi Publik
New York Times akhirnya merilis rahasia tersebut setelah mempertimbangkan bahwa publik layak tahu dan setelah Wasingthon menyarankan agar mereka memotong beberapa bagian yang publik tidak layak mengetahuinya.

Sementara itu harian UK Guardian memilih untuk mempublikasikan seutuhnya dengan merubah nama pelaku menjadi inisial untuk menghindari ancaman keselamatan terhadap seseorang.

Diantara rahasia dokumen tersebut adalah cercaan terhadap pemimpin negara asing.

Vladmir Putin disebut ‘alpha-dog’, Hamid Karzai sebagai ‘pemimpin paranoid’, Angela Merkel, Kanselir Jerman, sebagai ‘pengecut’, dan Recep Tayyip Erdogan sebagai pemimpin Turki yang bodoh tentang situasi politik Ankara.

By: Quy
Sumber: aljazeer.com

One thought on “Kabel Rahasia Kedutaan AS Terungkap

  1. Pingback: HEADLINE NEWS « PEMUDA PERSIS GARUT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s